Momentum peringatan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah menjadi ajang memperkuat kolaborasi pembangunan antardaerah. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Pemerintah Kota Jambi resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) kerja sama strategis lintas sektor yang diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung bertepatan dengan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (02/06/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan dihadiri sejumlah pejabat penting dari tingkat pusat hingga daerah, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Gubernur Jambi, anggota DPR RI dan DPD RI, para kepala daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Pemerintah Kota Jambi yang ke-80 dan peringatan 625 tahun Tanah Pilih Pusako Betuah.
Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi atas perjalanan panjang pembangunan sekaligus penguatan komitmen untuk menghadirkan kemajuan yang berkelanjutan.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antarwilayah,” ujar Anwar Sadat.
Bupati menilai kerja sama yang dibangun antara Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi memiliki nilai strategis mengingat posisi Kota Jambi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi. Sementara itu, Tanjung Jabung Barat memiliki peran penting sebagai daerah penyangga yang terus berkembang dalam berbagai sektor.
Menurutnya, sinergi kedua daerah akan membuka peluang baru dalam peningkatan investasi, penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan UMKM, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
“Kerja sama ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta segera menindaklanjuti kesepakatan yang telah ditandatangani agar program-program yang disepakati dapat segera diimplementasikan,” tegasnya.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM, kesehatan, pertanian dan ketahanan pangan, pengawasan pemerintahan, promosi daerah, pariwisata dan kebudayaan, hingga pengembangan dan replikasi inovasi daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat selaku Ketua Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) menyatakan pihaknya akan segera mengoordinasikan langkah teknis bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar kerja sama tersebut dapat berjalan efektif.
Salah satu agenda prioritas yang akan segera ditindaklanjuti adalah penyusunan perjanjian kerja sama antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Pemerintah Kota Jambi pada bidang kemetrologian.
Dengan terjalinnya kerja sama tersebut, diharapkan hubungan antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kota Jambi semakin erat, sekaligus menjadi model kolaborasi antardaerah dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
(Hermanto)
.png)